Hikmah Yang Harusnya Kita Renungkan

Sahabat, Mari kita merenung sejenak
tentang apa yang telah kita perbuat
dalam kehidupan kita, mulai dari
setiap perbuatan baik yang kita abaikan
dan segala keburukan yang kita lakukan
orang yang bijak adalah mereka
yang mau belajar dari kesalahan
dan berusaha dengan segala daya upaya
untuk tidak mengulanginya lagi

Ada banyak hal dalam hidup ini
yang harus kita renungkan
karena jika seorang tidak melihat

kebelakang, tentu dia tidak akan
bisa mengetahui nasib orang yang ditinggakan
dalam hidup ini, yang besar itu adalah hawa nafsu
karena hawa nafsu manusia yang memiliki akal fikiran
bisa lebih rendah perbuatannya dari binatang ternak

semua itu karena mereka memiliki mata tapi seakan2
tidak bisa melihat, dan mereka memiliki hati yang
tidak pernah mau untuk memahami..
semoga Allah SWT menjauhkan kita
dari kebodohan yang menyebabkan hati kita mati

Sesungguhnya yang berat Itu Amanah
karena amanah adalah sesuatu yang harus
dipertanggung jawabkan.

seperti halnya, waktu, kesempatan bernafas
kesempatan menuntut ilmu dan kesempatan
menjalani kehidupan, adalah bentuk bagian
dari bentuk amanah-amanah yang harus
kita pertanggung jawabkan dihari pembalasan



Dalam kehidupan yang sedang kita jalani
sebenarnya yang paling susah itu
adalah Ikhlas akan apa yang telah terjadi 
karena sudah menjadi sifat manusia yang
merasa memiliki, padahal semua yang ada
pada kehidupan kita, baik itu harta, istri
anak, dan semuanya adalah milik allah SWT
yang akan kembali padanya dan takkan kita
bawa menghadapnya dipadang mahsyar nantinya

Bagitu banyak orang yang merasa berat
untuk melakukan kebaikan, baik itu
kepada sesamanya atau kepada dirinya sendiri
hal itu sudah lumrah terjadi karena sesuatu
yang paling mudah dilakukan seorang
adalah berbuat dosa, seperti Ghibah
atau membicarakan keburukan orang lain
yang sebenarnya harus kita hindari
karena yang membakar amal itu adalah Ghibah.
yang diibaratkan bagai orang yang memakan
bangkai daging saudaranya sendiri 

Sahabatku..

sesuatu yang paling sudah
dilakukan manusia adalah sabar,
sesuatu yang sering kali dilupakan
adakah bersyukur kepada Tuhan
sesuatu yang menentramkan hati
adakah sahabat sejati
yang tulus dalam berteman
dan tidak pernah menghianati 
dan sesuatu yang berharga 
adalah iman yang kuat membaja
tapi sebaliknya yang mendorong
kita manusa ke neraka
adalah ketidakmampuan
menjaga lidah, yang sering
menyakiti sesama, dan menganggap
kita paling baik amal ibadahnya
padahal manusia hanya beramal
dan yang menentukan yang paling
baik amalnya adalah Allah SWT 

Saat ini jika kamu berada
dalam zona dosa yang begitu banyak
jangan pernah putus asa, cobalah
luruskan hati, dan tenangkan jiwa
jujurlah kepada dirimu sendiri
karena yang paling jujur itu hati nurani
dan bersujudlah memohon ampun kepadanya

semoga hati dan jiwamu kembali dirahmatinya
karena sesungguhnya, yang ditunggu Allah SWT
adalah permohonan tobat setiap hambanya

Semoga Renungan Hikmah kali ini bermanfaat 
dan terimakasih ya sudah meluangkan waktu
untuk membaca Artikel dan posting saya hari ini ^^
READ MORE - Hikmah Yang Harusnya Kita Renungkan

Cerita Inspiratif Seorang Supir Taxi

Cerita Inspiratif Seorang Supir Taxi

Suatu ketika, Harvey Mackay sedang menunggu antrian taksi di sebuah bandara. Kemudian, sebuah taksi mengkilap muncul dan mendekatinya.

Sang supir taksi pun keluar dengan berpakaian rapi, dan segera membukakan pintu penumpang.

Sang supir kemudian memberi Harvey sebuah kartu dan berkata,

"Nama saya Wally. Sementara saya memasukkan barang bawaan ke bagasi, silakan membaca pernyataan misi saya. “

Harvey kemudian membaca kartu tersebut, yang tertulis “Misi Wally: Mengatar pelanggan ke tempat tujuan dengan cara tercepat, teraman, dan termurah dalam lingkungan yang bersahabat.”

Harvey sangatlah terkejut, terutama setelah ia melihat bagian dalam taksi yang sangat bersih.

Di belakang kemudi, Wally berkata

“Apakah Anda ingin kopi? Saya punya yang biasa dan tanpa kafein.”

Harvey pun berkata “Tidak, saya ingin minuman ringan saja.” dan ternyata, Wally menjawab,

“Tak masalah, saya punya pendingin dengan Coke biasa dan Diet Coke, air, serta jus jeruk.”

Dengan terkagum-kagum, Harvey berkata “Saya mau Diet Coke saja.”

Setelah memberikan Diet Coke, Wally pun kembali menawarkan

“Jika Anda ingin membaca, saya punya The Wall Street Journal, Time, Sports Illustrated dan USA Today."

Ketika taksi mulai berjalan, Wally kembali menawarkan radio mana yang ingin didengar oleh Harvy.

Tapi ternyata masih ada lagi; Wally menanyakan apakah AC nya sudah pas dengan pelanggannya tersebut. Selama perjalanan, Harvey pun penasaran.

“Apakah kau selalu melayani pelanggan seperti ini, Wally?” Tanya Harvey.

Wally kelihatan tersenyum dari kaca taksinya.

“Tidak selalu, malah baru di dua tahun terakhir. Di tahun pertama, saya banyak mengeluh seperti kebanyakan supir taksi. Kemudian saya mendengar Wayne Dyer di radio yang mengatakan bahwa ia baru saja menulis buku berjudul ‘You’ll See It When You Believe It’. I

Ia mengatakan bahwa jika Anda bangun dan mengharap hal buruk terjadi, maka itu hampir pasti terjadi. Ia berkata, ‘Berhenti mengeluh! Berbedalah dari pesaing Anda. Jangan menjadi bebek. Jadilah elang. Bebek menguik dan mengeluh. Elang membumbung tinggi di angkasa.’

Hal ini menohok saya. Ia sedang membicarakan saya, jadi saya mengubah sikap dan memilih untuk menjadi elang. Saya melihat supir taksi lain, dan saya melihat bahwa mobil mereka kotor, mereka tidak ramah, dan pelanggan mereka tidak senang. Jadi saya memutuskan untuk membuat perubahan sedikit demi sedikit. Ketika pelanggan suka, saya meningkatkannya.”

“Pasti kau sudah merasakan manfaatnya”, kata Harvey. ‘

"Tentu saja," Jawab Wally. "Di tahun pertama saya sebagai elang, penghasilan saya naik dua kali lipat. Tahun ini mungkin menjadi empat kali lipat. Anda beruntung bisa mendapatkan saya hari ini. Saya tak menunggu di pangkalan lagi. Pelanggan saya menelpon saya atau meninggalkan pesan di mesin penjawab. Jika saya tak bisa menjemput mereka sendiri, saya meminta bantuan teman saya.”

Cerita Wally memang sangat inspiratif. Ia memberi layanan sebuah limo dari sebuah taksi, melipatgandakan penghasilan, karena ia memilih untuk menjadi elang dan bukannya bebek yang mengeluh.
http://www.michaelyamin.net
READ MORE - Cerita Inspiratif Seorang Supir Taxi

Meniru Kerendahan Hati Samuel Morse

Meniru Kerendahan Hati Samuel Morse 

Seorang penemu tersohor Samuel Morse. Suatu saat ketika ia ditanya apakah pernah berhadapan dengan situasi di mana ia sama sekali tidak tahu apa yang harus diperbuat, dia menjawab; "Ya..aku pernah berhadapan dengan situasi seperti itu, dan bukan hanya sekali. Dan jika saya tak dapat melihat jalan atau jawaban secara jelas, saya akan berlutut dan berdoa memohon terang, pengertian dan jalan dari Tuhan."

Morse menerima banyak penghargaan oleh karena penemuan-penemuannya di bidang telegraf. Namun ia selalu dengan rendah hati berkata; "Saya telah membuat aplikasi berharga di dunia telegraf, namun itu bukan karena saya lebih baik, lebih hebat dari orang lain, tapi karena Tuhan dalam rencanaNya untuk umat manusia, harus merevelasikan hal tersebut lewat seseorang. Tuhan telah memilih untuk menyatakannya untuk dunia lewat diriku."

Kerendahan hati tidak berarti berpikir bahwa dirimu lebih rendah dari orang lain, tidak juga berarti kita memiliki gambaran yang rendah atas kemampuan diri sendiri. Tetapi sebaliknya, kerendahan hati berarti suatu kebebasan dari berpikir tentang diri sendiri
READ MORE - Meniru Kerendahan Hati Samuel Morse

CERITA RENUNGAN DARI KISAH BALON MERAH

CERITA RENUNGAN DARI KISAH BALON MERAH

Seorang bapa memiliki dua orang anak. Setiap kali bila mereka memiliki waktu bebas, maka ia akan membawa kedua anaknya ke lapangan luas dan melepaskan balon-balon ke udara. Anehnya, balon-balon yang dilepaskan itu semuanya berwarna merah. Setiap kali mereka datang ke lapangan itu pasti balon merahlah yang dilepaskan.

Suatu saat sang ayah ditugaskan untuk bekerja di kota lain. Pada saat hendak meninggalkan rumah ia berpesan kepada kedua anaknya bahwa bila mereka sungguh amat merindukan kehadiran sang ayah, maka mereka hendaknya melepaskan balon merah agar ditiup angin ke langit lepas. Dan dengan melihat balon tersebut sang ayah bisa mengetahui kalau mereka sedang merindukan kehadirannya.

Ternyata kepergian sang ayah bukanlah suatu perpisahan yang singkat. Kedua anak tersebut menanti dengan penuh rindu, dan berulang kali melepaskan balon merah ke udara. Namun tetap saja tak berguna karena ayahnya yang bekerja di tempat yang jauh tak pernah mampu melihat balon yang dilepaskan tersebut.

Suatu hari, kedua anak tersebut secara sembunyi-sembunyi sekali lagi melepaskan balon merah. Para tetangga merasa begitu iba dan terharu melihat betapa besar kerinduan kedua anak tersebut untuk bertemu sang ayah. Karena itu semua tetangga lalu ramai-ramai membeli jutaan balon dan menjadikan saat itu sebagai saat istimewa bagi warga tetangga tersebut. Semua beramai-ramai menuju lapangan luas dan melepaskan jutaan balon merah ke udara. Ke mana saja mata memandang, yang kelihatan adalah warna balon merah yang menakjubkan. Keajaiban balon merah tersebut ditangkap oleh seorang reporter. Dan...tatkala melihat berita keajaiban tersebut, sang ayah tahu bahwa kedua anaknya sedang merindukan kehadirannya, dan dengan segera melepaskan kesibukannya untuk kembali memberikan kasih sayang kepada kedua anaknya tersebut. Balon merah sungguh telah menjadi sarana yang menyatukan mereka kembali.

Kitapun memiliki kerinduan akan kehadiran Cinta Tuhan dalam diri kita dan hidup kita. Apakah kitapun sering melepaskan balon merah sebagai ungkapan tanda kerinduan kita akan kehadiran Bapa di surga??
READ MORE - CERITA RENUNGAN DARI KISAH BALON MERAH
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...